MATERI KELAS XII SMA IPS
GLOBALISASI DAN PERUBAHAN KOMUNITAS LOKAL
Pengertian, Karakteristik, dan Proses Globalisasi Dengan adanya modernisasi, masyarakat menjadi maju, baik dalam bidang pendidikan, teknologi, maupun ekonomi. Dengan adanya kemajuan teknologi, komunikasi, dan transportasi menjadi lebih mudah. Hal itu menyebabkan pergerakan informasi dan manusia menjadi lebih mudah dan cepat sehingga berdampak pada hubungan antarnegara. Antara negara satu dan negara lainnya seolah-olah tidak terdapat batas lagi. Jadi, hal inilah yang menandai terjadinya globalisasi. 1. Pengertian Globalisasi Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain. Beberapa ahli sosiologi mengemukakan pendapat mengenai globalisasi di antaranya sebagai berikut. a. Menurut Anthony Giddens, globalisasi adalah suatu proses radikalisasi dan universalisasi nilai-nilai modernitas peradaban barat ke seluruh penjuru dunia, kemudian berkembang menjadi modernitas global.
b. Menurut Peter Drucker, globalisasi adalah sebuah istilah menyeluruh untuk berbagai proses yang berada di jantung ekonomi global, yaitu penyebaran komunikasi global secara instan, pertumbuhan perdagangan internasional yang cepat, dan pasar uang global (pasar perusahaan global). Sebagai contoh penggunaan dolar sebagai mata uang internasional. World Trade Organization (WTO) sebagai organisasi yang mengatur kebijakan perdagangan internasional di seluruh dunia. c. Menurut Rosabeth Moss Kanter, menganalogikan globalisasi seperti sebuah pusat perbelanjaan global. d. Menurut Malcolm Waters, globalisasi dapat dilihat melalui tiga dimensi, yaitu dimensi politik, ekonomi, dan kultur (budaya). e. Menurut Martin Albrow, globalisasi sebagai keseluruhan proses ketika penduduk dunia terinkorporasi (tergabung) dalam masyarakat dunia yang tunggal, masyarakat, yakni masyarakat global. f. Menurut Mansour Fakih, globalisasi adalah proses yang ditandai dengan pesatnya perkembangan paham kapitalisme, yakni kian terbuka dan mengglobalnya peran pasar, investasi, dan proses produksi dari perusahaan-perusahaan transnasional. Jadi, globalisasi adalah sebuah ketergantungan antarmasyarakat dunia dalam hal budaya, ekonomi, dan interaksi tanpa dihalangi oleh batas negara/geografi .
2. Karakteristik Globalisasi Robin Cohen dan Paul Kennedy berpendapat globalisasi adalah seperangkat transformasi yang saling memperkuat dunia. Seperangkat transformasi ini merupakan suatu karakteristik yang meliputi hal-hal berikut. a. Terjadinya perubahan dalam konsep ruang dan waktu karena cepatnya perubahan media komunikasi secara global. b. Ketergantungan pasar dan produksi ekonomi antarnegara sebagai dampak dari pertumbuhan perdagangan, pengaruh perusahaan multinasional, dan keputusan organisasi perdagangan internasional. c. Perkembangan media massa yang makin cepat menyebabkan terjadinya interaksi kultural. d. Terjadinya peningkatan masalah bersama dalam hal-hal berikut. 1.) Ekonomi. Keputusan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah di satu sisi dapat berdampak positif bagi perekonomian. Namun di sisi lain dapat berdampak pada masalah yang lain, misalnya menaikkan upah minimum regional untuk buruh. Di satu sisi menguntungkan kaum buruh, namun di sisi lain merugikan pengusaha. 2.) Lingkungan. Penurunan kualitas lingkungan hidup bukan hanya disebabkan oleh penggunaan energi dan industri di negara maju. Akan tetapi juga disebabkan oleh tindakan perusakan yang tidak disadari oleh orang-orang di negara-negara berkembang, seperti penyediaan lahan yang berlebihan dan penggundulan hutan.
3. Proses Globalisasi Interaksi antarnegara di dunia dalam hal perdagangan telah terjadi sejak 1000-1500 SM melalui jalur darat maupun jalur laut dan bisa dikatakan sebagai globalisasi tingkat pertama. Selanjutnya, terjadinya revolusi industri di Eropa yang juga turut mendukung peningkatan keterkaitan perdagangan antarnegara. Hal itu diikuti dengan eksplorasi besar-besaran yang dilakukan oleh Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda dengan cara mencari dan menguasai bahan baku untuk produksi barang-barangnya di wilayah Asia dan Afrika. Hal itu mengakibatkan terjadinya kolonialisasi di wilayah Asia dan Afrika. Dengan berkembangnya industri, kebutuhan akan bahan baku dan pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Sebagai contoh di Indonesia setelah diberlakukannya politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan multinasional, baik dari Eropa, Amerika, dan Jepang membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Fase tersebut terus berjalan dan mendapat momentum ketika perang dingin berakhir dan komunisme dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran, kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Dampaknya adalah negara-negara di dunia mulai membuka diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi sehingga batasbatas antarnegara mulai tidak terlihat.
GLOBALISASI DAN PERUBAHAN KOMUNITAS LOKAL
Pengertian, Karakteristik, dan Proses Globalisasi Dengan adanya modernisasi, masyarakat menjadi maju, baik dalam bidang pendidikan, teknologi, maupun ekonomi. Dengan adanya kemajuan teknologi, komunikasi, dan transportasi menjadi lebih mudah. Hal itu menyebabkan pergerakan informasi dan manusia menjadi lebih mudah dan cepat sehingga berdampak pada hubungan antarnegara. Antara negara satu dan negara lainnya seolah-olah tidak terdapat batas lagi. Jadi, hal inilah yang menandai terjadinya globalisasi. 1. Pengertian Globalisasi Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain. Beberapa ahli sosiologi mengemukakan pendapat mengenai globalisasi di antaranya sebagai berikut. a. Menurut Anthony Giddens, globalisasi adalah suatu proses radikalisasi dan universalisasi nilai-nilai modernitas peradaban barat ke seluruh penjuru dunia, kemudian berkembang menjadi modernitas global.
b. Menurut Peter Drucker, globalisasi adalah sebuah istilah menyeluruh untuk berbagai proses yang berada di jantung ekonomi global, yaitu penyebaran komunikasi global secara instan, pertumbuhan perdagangan internasional yang cepat, dan pasar uang global (pasar perusahaan global). Sebagai contoh penggunaan dolar sebagai mata uang internasional. World Trade Organization (WTO) sebagai organisasi yang mengatur kebijakan perdagangan internasional di seluruh dunia. c. Menurut Rosabeth Moss Kanter, menganalogikan globalisasi seperti sebuah pusat perbelanjaan global. d. Menurut Malcolm Waters, globalisasi dapat dilihat melalui tiga dimensi, yaitu dimensi politik, ekonomi, dan kultur (budaya). e. Menurut Martin Albrow, globalisasi sebagai keseluruhan proses ketika penduduk dunia terinkorporasi (tergabung) dalam masyarakat dunia yang tunggal, masyarakat, yakni masyarakat global. f. Menurut Mansour Fakih, globalisasi adalah proses yang ditandai dengan pesatnya perkembangan paham kapitalisme, yakni kian terbuka dan mengglobalnya peran pasar, investasi, dan proses produksi dari perusahaan-perusahaan transnasional. Jadi, globalisasi adalah sebuah ketergantungan antarmasyarakat dunia dalam hal budaya, ekonomi, dan interaksi tanpa dihalangi oleh batas negara/geografi .
2. Karakteristik Globalisasi Robin Cohen dan Paul Kennedy berpendapat globalisasi adalah seperangkat transformasi yang saling memperkuat dunia. Seperangkat transformasi ini merupakan suatu karakteristik yang meliputi hal-hal berikut. a. Terjadinya perubahan dalam konsep ruang dan waktu karena cepatnya perubahan media komunikasi secara global. b. Ketergantungan pasar dan produksi ekonomi antarnegara sebagai dampak dari pertumbuhan perdagangan, pengaruh perusahaan multinasional, dan keputusan organisasi perdagangan internasional. c. Perkembangan media massa yang makin cepat menyebabkan terjadinya interaksi kultural. d. Terjadinya peningkatan masalah bersama dalam hal-hal berikut. 1.) Ekonomi. Keputusan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah di satu sisi dapat berdampak positif bagi perekonomian. Namun di sisi lain dapat berdampak pada masalah yang lain, misalnya menaikkan upah minimum regional untuk buruh. Di satu sisi menguntungkan kaum buruh, namun di sisi lain merugikan pengusaha. 2.) Lingkungan. Penurunan kualitas lingkungan hidup bukan hanya disebabkan oleh penggunaan energi dan industri di negara maju. Akan tetapi juga disebabkan oleh tindakan perusakan yang tidak disadari oleh orang-orang di negara-negara berkembang, seperti penyediaan lahan yang berlebihan dan penggundulan hutan.
3. Proses Globalisasi Interaksi antarnegara di dunia dalam hal perdagangan telah terjadi sejak 1000-1500 SM melalui jalur darat maupun jalur laut dan bisa dikatakan sebagai globalisasi tingkat pertama. Selanjutnya, terjadinya revolusi industri di Eropa yang juga turut mendukung peningkatan keterkaitan perdagangan antarnegara. Hal itu diikuti dengan eksplorasi besar-besaran yang dilakukan oleh Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda dengan cara mencari dan menguasai bahan baku untuk produksi barang-barangnya di wilayah Asia dan Afrika. Hal itu mengakibatkan terjadinya kolonialisasi di wilayah Asia dan Afrika. Dengan berkembangnya industri, kebutuhan akan bahan baku dan pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Sebagai contoh di Indonesia setelah diberlakukannya politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan multinasional, baik dari Eropa, Amerika, dan Jepang membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Fase tersebut terus berjalan dan mendapat momentum ketika perang dingin berakhir dan komunisme dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran, kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Dampaknya adalah negara-negara di dunia mulai membuka diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi sehingga batasbatas antarnegara mulai tidak terlihat.
Komentar
Posting Komentar